Apa Saja Hasil Yang Sudah Dicapai?
Pada November 2010- November 2011 kami memberikan fasilitas kepada Circle K untuk melakukan kampanye dan edukasi mengenai sampah kantong plastik. Kami bekerja sama dengan Circle K untuk menerapkan SOP #pay4plastic. Selama 1 tahun kami berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 8.233.920 lembar yang setara dengan penghematan Rp 897.498,370. Distribusi tas belanja pakai ulang sebesar 5000 pcs dan potensi pengurangan kantong plastik sebesar 5.000.000 lembar. Donasi yang terkumpul sebesar 117.000.000 yang digunakan untuk bebersih sungai dengan program #CleanUpYourCity di 5 kota besar di Indonesia.

Selain itu, Carrefour juga mengadakan kegiatan tersebut dengan menyelenggarakan 1 hari tanpa kantong plastik di 25 gerai Carrefour di Jakarta pada hari Sabtu, 22 Juni pukul 10.00 – 22.00. Mekanismenya konsumen tidak diberikan kantong plastik secara gratis, hasil dari mekanisme “pay4plastic” ini akan didonasikan untuk kegiatan Ciliwung Institute/Komunitas Ciliwung Condet. Khusus Carrefour Lebak Bulus diadakan workshop DIY Reusable Bag dan Kampanye.
Uji coba kebijakan kantong plastik tidak gratis (#pay4plastic) memberikan hasil yang signifikan. Pengurangan kantong plastik mencapai 55% dalam skala nasional. Kota Banjarmasin melakukan pelarangan pada kantong plastik dan pengurangannya mencapai 70%.
Saat uji coba kantong plastik berlangsung, masyarakat semakin paham akan bahaya penggunaan kantong plastik dan mengubah perilakunya dengan terbiasa membawa tas belanja pakai ulang. Berdasarkan hasil riset GIDKP dan KLHK, 356 dari 535 responden lebih memilih menggunakan reusable bag dibandingkan harus membayar kantong plastik. Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mengubah perilakunya untuk membawa tas belanja sendiri.
Pada 2016 kami menyelenggarakan beberapa acara. Di sisi edukasi, kami mengadakan #EnviroChallenge, yaitu program edukasi yang digagas GIDKP & @america Jakarta untuk memberikan tantangan kepada siswa-siswi SMA di Jakarta dan sekitarnya agar membuat sebuah program kreatif mengenai lingkungan yang bisa diimplementasikan pada sekolah mereka masing-masing. Sebanyak 7 sekolah berpartisipasi yang terdiri dari 140 siswa, 7 organisasi mentor dan 3 SMA sebagai pemenang. 3 sekolah ini sudah melakukan implementasi dari program yang mereka buat saat kompetisi.

Enviro challenge di JKT
Dok. Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP)
Di kesempatan lainnya, pada Bulan September 2016, kami meresmikan program “Belanja Cantik Tanpa Kantong Plastik” saat Gebyar Batik Muda Nusantara 2016 bersama desainer Martha Ellen dengan membuat reusable bag menggunakan bahan batik serta tenun ikat dan mendistribusikan 60 tas tersebut kepada Putra Putri Batik Nusantara 2016, KLHK, Ikatan Pencinta Batik Nusantara dan beberapa mitra GIDKP.
Kami melakukan berbagai kegiatan dengan melibatkan relawan yang disebut #DKPRanger. DKP Ranger atau relawan DKP bertugas untuk melakukan kampanye, edukasi, dan sosialisasi mengenai pentingnya membiasakan membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja dan mengurangi pemakaian kantong plastik. Saat ini relawan DKP sudah memasuki batch 4 dan jumlahnya mencapai 50 orang.




