Bumi adalah rumah bagi lebih kurang 3 triliun pohon. Tapi umumnya pohon-pohon ini jauh dari lingkungan urban atau perkotaan. Padahal lingkungan perkotaan justru butuh pohon untuk menyejukkan lingkungan dan menurunkan suhu udara. Paris kini punya rencana menerapkannya.
Paris kini tidak hanya terkenal karena keindahan menara Eifel, atau keanggunan museum Louvre. Sekarang Ibukota Perancis ini akan berdaya tarik lain karena berencana membangun hutan-hutan kecil kota di sejumlah sudut untuk memerangi dampak buruk perubahan iklim. Pihak kota sudah mengumumkan hutan kota mini ini ada di lingkungan Gare de Lyon, the Palais Garnier, dan jalanan sepanjang sungai Seine. Demikian diberitakan Dezeen.

Tujuan dari semua itu, menurut walikota Paris, Anne Hidalgo, untuk menurunkan kadar emisi karbon dan meredam peningkatan suhu. Fenomena suhu yang meningkat memang tengah melanda benua Eropa pada musim panas ini. Meskipun dampak bagi jumlah pohon yang dibutuhkan untuk kurangi emisi karbon dioksida tak signifikan, tapi hal ini menjadi contoh yang penting jika kota-kota lain di dunia punya pemikiran yang sama. Dampak yang ditimbulkan tentu kian besar pula.

Rencana membangun hutan mini kota di berbegai sudut kota Paris ini menjadi viral di internet. Pihak pemerintah kota (pemkot) bekerjasama dengan UNESCO memastikan pohon yang ditanami juga tak menghalangi pemandangan. Khusus untuk rencana di sungai Seine, pemkot Paris memilih menanami batas jalan dengan rerumputan menggantikan bebatuan agar terlihat lebih hijau. Ini membuktikan, rencana taman atau hutan mini ini tak sekedar upaya mengurangi dampak perubahan iklim, tapi menjadikan pemandangan dan suasana kota lebih menarik.
Sumber:




