Limbah plastik yang menghantui lingkungan terus diupayakan jalan keluarnya. Mulai dari mengurangi konsumsi plastik sekali pakai, sampai mengolah limbah plastiknya menjadi produk baru yang bermanfaat. Untuk solusi kedua, banyak pihak yang sudah mengkreasikan barang berbahan limbah plastik. Beberapa waktu lalu, perusahaan outwear (busana olahraga) ternama memanfaatkan limbah plastik untuk bahan baku koleksi terbaru sepatunya.

Produk berbahan limbah plastik kini makin beragam ditemui di pasaran. Perusahaan bernama Lake Superior Honey Company belum lama ini merilis rumah lebah yang berbahan baku sampah plastik. Perusahaan yang terletak di Duluth, Minesotta, Amerika bekerja sama dengan Loll Design mengembangkan produk yang unik ini, dan diklaim membuat lebah merasa lebih nyaman. “Bee Hive” nama produk ini merupakan kombinasi dari model rumah lebah biasa dengan bahan yang tahan lama (berasal dari daur ulang limbah gelas/kendi plastik).

Menurut informasi dari inhabitat, kedua belah pihak masih terus mengembangkan produk final yang bisa memenuhi standar: fungsi utama, kualitas dan nilai estetis. Lake Superior Honey dikenal sebagai penghasil madu yang berkualitas tinggi. Melalui metode yang dikembangkan, madu perusahaan menjadi sangat alami, dan sangat murni. Selain itu, sumber makanan lebah madu peliharaan diupayakan sedekat mungkin dengan koloni. Kata lainnya, lebah perliharaan menjadi lebih “bahagia”dan menghasilkan kuantitas madu yang terbatas untuk kualitas yang terjaga.

Lake Superior Honey Company dan Loll Designs menghabiskan waktu dua tahun untuk mendesain “Bee Hive” ini. “Bee Hive”terbuat dari daur ulang High Density Polyethylene (HDPE). HDPE adalah plastik yang biasa dijadikan kantong belanja, atau kantong kresek. Karena merupakan produk baru, ada beberapa desain sementara yang dibuat hingga akhirnya menemukan desain yang paling pas. Loll Designs melaporkan propolis yang dihasilkan lebah, tak lagi lengket pada Bee Hive. Bahkan membersihkannya pun lebih mudah. Produk yang terakhir ternyata disukai lebah, sehingga produksi madu pun disebutkan cukup meningkat.

Rumah lebah “berkelanjutan”ini tersedia dalam 5 warna; putih, biru muda, Jingga, hijau, dan abu-abu. Rumah tersebut terdiri dari separator yang dapat disesuaikan ketika kolon lebah bertambah. Rumah lebah tahan cuaca ini butuh delapan minggu dalam pembuatan dan dijual di laman Lool Designs.




