Di mata sejumlah generasi milenial, berbisnis alias wira usaha tak melulu soal profit. Ada alasan lain yang nilainya lebih luhur. Mereka ternyata lebih mengedepankan aspek sosial. Jenis wira usaha sosial ini dalam kurun lebih kurang 5 tahun belakangan menjadi tren di kalangan generasi milenial.
Sebenarmya apa sih wira usaha sosial itu? Pada dasarnya wirausaha sosial adalah usaha yang bermanfaat bagi masyarakat atau menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang ada. Berbeda dengan wirausaha konvensional yang pertimbanganya marjin keuntungan, wira usaha sosial berawal dari niat, tekad, dan upaya menjadi bagian solusi dari persoalan sosial yang ada di masyarakat.
Namun, karena masih hijau soal bisnis, terlebih wirausaha ini merupakan tren baru, tak jarang mereka kesulitan menyeimbangkan revenue dan dampak sosial. Melihat masalah ini, Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation berupaya membantu para pelaku social entrepreneur lewat program “Social Enterprise (SE) Bootcamp 2019”. Ini adalah program akselerasi untuk pebisnis muda Indonesia yang berfokus kepada penyelesaian masalah sosial lewat inovasi bisnis.
Untuk SE Bootcamp 2019, peserta tidak saja kalangan wira usaha sosial, melainkan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin memberikan dampak sosial melalui bisnis mereka.
Para wirausaha sosial dan UMKM yang berpartisipasi, menyerahkan proposal (pitch deck) sebagai syarat yang nantinya akan diseleksi oleh DBS Foundation dan Instellar. Proposal yang diajukan dapat berupa bisnis yang baru berjalan dua hingga lima tahun.
Program SE Bootcamp 2019 ini ternyata disambut baik pelaku UKM dan wirausaha sosial Indonesia. Terbukti hampir 250 pendaftar mengajukan minatnya menjadi peserta. Bank DBS Indonesia sudah memilih lima belas wirausaha sosial dan UMKM terpilih untuk mengikuti program SE Bootcamp 2019. Inilah lima belas profil wirausaha sosial yang bisa jadi inspirasi untuk memulai bisnis yang dapat memberikan dampak sosial.
1. Tanijoy
Tanijoy merupakan perusahaan startup yang bertujuan untuk membentuk ekosistem pertanian dan menghubungkan petani melalui teknologi. Tanijoy menggunakan teknologi, memberdayakan masyarakat lokal, meningkatkan pendapatan petani, menciptakan agripreneur baru di pedesaan, dan berkolaborasi dengan pihak lain untuk membangun sektor pertanian yang lebih baik.
2. Wise Steps Travel
Wise Step Travel merupakan salah satu pelopor biro perjalanan yang berkelanjutan dan edukatif di Indonesia. Bertujuan untuk memberikan wawasan budaya setempat, Wise Steps Travel menawarkan rangkaian pengalaman perjalanan yang kaya akan budaya lokal bagi pelanggan dan juga informasi serta wawasan dari pelanggan bagi komunitas setempat.
3. Pandawa Agri Indonesia
PT Pandawa Agri Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agrokimia. Perusahaan yang berbasis di Jakarta dan Surabaya ini bertujuan membuat pertanian yang sehat melalui berbagai produk inovasi.
4. Ecodoe
Wirausaha sosial yang bergerak dalam sektor e-Commerce, Ecodoe menawarkan souvenir dan hadiah buatan tangan untuk perusahaan dan klien pemerintah. Ecodoe memberdayakan pengrajin lokal untuk menyediakan lini produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ecodoe menggunakan konsep shared-economy di mana Ecodoe bekerjasama dengan pengrajin lokal dalam menyediakan produk souvenir terbaik.
5. Sidina Sejahtera Abadi
Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur ini memproduksi souvenir ramah lingkungan dalam bentuk tas untuk perusahaan. Sidina bekerja sama dengan siswa Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Ginus Itaco mulai dari sekolah menengah pertama hingga atas dalam memproduksi souvenir dengan kualitas terbaik dan ramah lingkungan. Sidina bertujuan memberikan kesempatan dan pengalaman kerja bagi siswa sehingga menjadi lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
6. Belimbing Island
Belimbing Island merupakan UKM asal Kota Depok yang bergerak di bidang produk kecantikan. Belimbing Island menyediakan ragam produk perawatan kulit dengan bahan dasar kulit belimbing. Belimbing Island bertujuan untuk melestarikan kembali buah belimbing dewa yang menjadi ciri khas Kota Depok yang mulai dilupakan. Belimbing Island bekerja sama dengan petani lokal sebagai pemasok utama.
7. Studio Dapur
Studio Dapur bekerja sama dengan pengrajin bambu di sebuah desa kecil di kaki bukit Galunggung, Singaparna, untuk meningkatkan mata pencaharian dan ekonomi mereka dengan kerajinan Bambu Artisanal.
8. Lingkaran
Lingkaran merupakan platform edukasi wirausaha yang berbasis di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Bertujuan mengurangi kesenjangan antara edukasi formal yang didapat dari sekolah dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional.
9. Eatever
Eatever merupakan platform penyedia jasa konsumsi pangan harian yang halal bagi perusahaan maupun individu melalui website. Upaya dalam mewujudkan platformpenyedia jasa catering halal. Eatever juga membantu mitranya untuk membangun sistem jaminan halal sehingga dapat membantu proses sertifikasi halal.
10. Peek.Me Naturals
Peek.Me Naturals merupakan penyedia produk dan layanan konsultasi di bidang aromaterapi. Wirausaha sosial asal Jakarta ini memiliki visi meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan kesehatan yang preventif dan holistik, meningkatkan kualitas hidup, serta mewariskan nilai tersebut untuk generasi selanjutnya.
11. Sunkrisps
Sunskrips merupakan penyedia makanan sehat dengan bahan dasar sayur yang dengan tinggi nutrisi. Melalui berbagai produk inovasinya, Sunkrips memiliki visi menutrisi anak-anak dan menciptakan generasi yang lebih baik dengan mengajak masyarakat hidup lebih sehat, melalui makanan olahan rumahan yang bebas gluten, susu maupun telur.
12. Waste4Change
Waste4Change (W4C) adalah wirausaha sosial yang didirikan pada tahun 2014 dengan misi memberikan layanan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab untuk Indonesia bebas sampah. Layanan pengelolaan sampah menyeluruh yang terdiri dari Consulting, Campaigning, Collecting, and Creating produk daur ulang untuk lingkungan yang berkelanjutan.
13. Mahoni Edukasi Digital
Perusahaan pengembang aplikasi yang bertujuan untuk memberikan edukasi secara digital dan gratis menyediakan lebih dari 2.000 e-book untuk SD, SMP, SMA, dan SMK. Mahoni Edukasi Digital memberikan akses edukasi yang mudah dan dengan harga terjangkau melalui satu aplikasi. Melalui program Buku Sekolah Digital (BSD), Mahoni Edukasi Digital bertujuan untuk meningkatkan kualitas edukasi yang dapat dijangkau secara mudah oleh masyarakat.
14. Nanobubble ID
Nanobubble ID memproduksi mesin generator nanobubble pertama di Indonesia. Memanfaatkan kecanggihan teknologi Nano dan Internet of Things (IoT), Nanobubble ID berkontribusi meningkatkan produktivitas nelayan dan menjaga kualitas air.
15. Rahsa Nusantara
Rahsa Nusantara merupakan wirausaha sosial yang bergerak di bidang produk rempah-rempah. Terinspirasi dari warisan turun-temurun, Rahsa Nusantara mengolah rempah-rempah menjadi produk klasik dan kontemporer untuk dikonsumsi sehari-hari.
SE Bootcamp 2019 terdiri dari serangkaian workshop, aktivitas, dan kunjungan ke salah satu wirausaha sosial yang sukses menjalankan bisnis berkelanjutannya. Selain itu, para peserta juga akan mengimplementasikan materi program ke dalam bisnis mereka. Tentunya, akan tetap dievaluasi oleh para ahli untuk membenahi hasil karya setiap peserta.
Para peserta pun berkesempatan bertemu calon investor penyandang dana melalui SE Bootcamp 2019. Dua wirausaha sosial dengan bisnis model terbaik selama program ini juga berkesempatan untuk mendapatkan DBS Foundation – Instellar Social Impact Prize senilai total SGD 20.000.




