Bantuan pangan berhasil disalurkan Tim Emergency Response ACT di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Bantuan ini sebagai bentuk respon cepat atas kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang melanda beberapa distrik di Kabupaten tersebut.

Bantuan pangan berhasil disalurkan Tim Emergency Response ACT di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Bantuan ini sebagai bentuk respon cepat atas kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang melanda beberapa distrik di Kabupaten tersebut.
Adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) berupa penyakit campak di Papua mendapat perhatian dari banyak pihak. Pemerintah bersama lintas sektor mengirimkan bantuan dan pendampingan terhadap pemerintah daerah dalam mengatasi KLB tersebut. Dokter Spesialis Anak, Dimas Dwi Saputro yang diterjunkan ke Papua mengatakan strategi pengobatan campak dan gizi buruk dilakukan dengan mendiagnosis tepat sejak awal.
Kementerian Sosial “terbangkan” bantuan permakanan guna mengatasi kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua. Sebanyak 16.000 paket makanan kaleng senilai Rp725 juta telah dikirim ke Timika Papua, Minggu (14/1) dan telah didistribusikan secara bertahap sejak senin (15/01) kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Asmat.
